, ,

Urat Nadi Transportasi Warga Banjar Tersumbat, Jalan Lili Kusumah Rusak Parah

oleh -1627 Dilihat

Jalan Berlubang di Pataruman, Banjar: Ancaman Nyata Bagi Pengendara, Warga Pilu Menanti Perbaikan

Banjar Masalah klasik infrastruktur kembali mencuat di Jalan Mayjen Lili Kusumah, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Ruas jalan yang seharusnya menjadi urat nadi transportasi warga itu kini dalam kondisi memprihatinkan dan menyisakan kekhawatiran mendalam bagi para pengendara yang terpaksa melintasinya.

Urat Nadi Transportasi Warga Banjar Tersumbat, Jalan Lili Kusumah Rusak Parah
Urat Nadi Transportasi Warga Banjar Tersumbat, Jalan Lili Kusumah Rusak Parah

 

Baca Juga : Enam Dekade Pengabdian, Enam Tandon Air Untuk Jawab Kebutuhan Warga

Kondisi jalan tidak hanya rusak, tetapi telah berubah menjadi medan berlubang dan bergelombang dengan tingkat kerusakan yang bervariasi. Bahkan, situasi bertambah parah ketika hujan turun. Lubang-lubang yang ada berubah menjadi kolam air berbahaya, menyamarkan kedalaman dan bahaya yang mengintai di bawahnya. Pemasangan rambu peringatan pun dirasa belum cukup untuk mengeliminasi risiko yang mengancam setiap kendaraan yang melintas.

Suara Hati Pengendara: “Saya Langsung Melihat Tiga Kali Kecelakaan”

Adi Novriyanto, salah seorang warga Tanjung Sukur yang sering menggunakan ruas jalan ini, menyampaikan keprihatinannya yang mendalam. “Kondisinya sudah sangat parah. Banyak titik yang sudah berlubang dan langsung menjadi kubangan air saat hujan. Ini sangat mengkhawatirkan, terutama untuk para pengendara sepeda motor yang tidak familier dengan medan di sini,” ujarnya dengan nada cemas.

Kekhawatiran Adi bukannya tanpa alasan. Faktor minimnya pencahayaan jalan di malam hari semakin memperburuk situasi, mengubah jalan berlubang ini menjadi perangkap yang tak terlihat. “Bayangkan, malam hari, hujan, dan lampu jalan redup. Lubang yang penuh air seperti jerat maut bagi pemotor,” tambahnya.

Yang lebih memilukan, Adi mengaku telah menjadi saksi langsung beberapa kali kecelakaan tragis di lokasi yang sama. “Saya lihat langsung ada tiga kali kecelakaan. Kebanyakan korban adalah pengendara sepeda motor yang terperosok masuk ke dalam lubang. Sebagai warga yang rutin melewati sini, saya sangat berharap instansi terkait segera turun tangan memperbaiki jalan ini,” tuturnya dengan harap.

Bukan Hanya Jalan Lingkungan, Tapi Jalur Alternatif Vital

Dampak kerusakan ini jauh lebih luas dari sekadar gangguan bagi warga sekitar. Jalan Mayjen Lili Kusumah merupakan jalur alternatif utama menuju Kabupaten Pangandaran, destinasi wisata andalan Jawa Barat. Arus lalu lintas di ruas ini terbilang padat, tidak hanya diisi kendaraan ringan tetapi juga dilalui kendaraan besar.

Kondisi jalan yang amburadul ini tidak hanya memperlambat perjalanan, tetapi juga meningkatkan potensi kecelakaan secara signifikan. Setiap lubang yang dilalui kendaraan berat dikhawatirkan akan semakin melebar dan memperparah kerusakan, menciptakan siklus negatif yang terus berulang.

Janji Perbaikan: Sudah Diajukan, Tinggal Menunggu Realisasi

Menanggapi keluhan yang berlarut-larut ini, Camat Pataruman, Jaenal Arifin, membenarkan kondisi memilukan jalan di wilayahnya. Ia mengakui bahwa kerusakan yang terjadi sudah pada tahap yang cukup parah dan mendesak untuk segera ditangani.

“Jalan tersebut merupakan aset kota, dan pihak kami sudah mengajukan permohonan perbaikannya,” jelas Jaenal Arifin. Ia berharap proses administrasi dapat segera dituntaskan agar perbaikan fisik bisa segera dimulai. “Sudah diajukan untuk perbaikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa secepatnya diperbaiki,” ujarnya singkat, mewakili harapan ratusan pengendara yang setiap hari mempertaruhkan keselamatan mereka di jalan tersebut.

Sementara itu, warga Banjar, khususnya pengguna jalan di wilayah Pataruman, hanya bisa menanti dengan penuh harap. Mereka berharap janji perbaikan tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi segera terwujud menjadi aksi nyata, sebelum korban berikutnya berjatuhan. Keselamatan dan kenyamanan berkendara adalah hak semua warga, dan jalan yang layak adalah fondasi utamanya.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.