, ,

Tinggi Tembok Menambah, Sistem Keamanan Lapas Narkotika Karang Intan Diperkokoh

oleh -955 Dilihat

Tinggi Tembok Lapas Naik Dua Meter, Upaya Serius Perkuat Keamanan dan Cegah Bolosnya Napi

Banjar- Dalam langkah signifikan untuk memperkokoh sistem keamanan, Lembaga Pemasyarakatan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan mengambil tindakan nyata: menambah tinggi tembok kelilingnya sebanyak dua meter. Inisiatif ini bukan sekadar proyek fisik biasa, melainkan sebuah strategi komprehensif untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembinaan narapidana.

Tinggi Tembok Menambah, Sistem Keamanan Lapas Narkotika Karang Intan Diperkokoh
Tinggi Tembok Menambah, Sistem Keamanan Lapas Narkotika Karang Intan Diperkokoh

Baca Juga : Urat Nadi Transportasi Warga Banjar Tersumbat, Jalan Lili Kusumah Rusak Parah

Rencana peninggian tembok ini merupakan buah dari koordinasi intensif antara pihak Lapas dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar. Pertemuan tersebut difokuskan untuk membedah aspek teknis konstruksi dan menyelaraskannya dengan kebutuhan anggaran yang tersedia.

Lebih dari Sekadar Beton: Sebuah Strategi Keamanan Holistik

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa proyek ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar menumpuk batu dan semen.

“Penambahan tinggi tembok ini adalah bagian integral dari strategi besar penguatan keamanan di lingkungan pemasyarakatan kami,” tegas Yugo. “Ini bukan hanya soal transformasi infrastruktur, tetapi lebih pada upaya proaktif untuk memastikan bahwa tingkat keamanan di Lapas Karang Intan terus mengalami peningkatan dan tetap kondusif bagi jalannya program pembinaan.”

Yugo juga menekankan komitmennya terhadap keselamatan dan prosedur. “Seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, kajian teknis, hingga nanti pelaksanaannya, akan dilakukan dengan sangat cermat dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja dan ketepatan prosedur. Ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga ketertiban, serta yang terpenting, memelihara kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan Indonesia.”

Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah

Dukungan penuh untuk langkah preventif ini juga datang dari Dinas PUPR Kabupaten Banjar. Bayu, selaku Ketua Tim Bidang Cipta Karya, menyatakan kesiapannya untuk mendukung realisasi proyek ini.

“Kami dari Dinas PUPR akan segera melakukan kajian teknis yang mendalam sesuai dengan prosedur standar dan tentunya dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran yang ada,” jelas Bayu. “Prinsipnya, kami mendukung penuh upaya peningkatan keamanan yang dilakukan Lapas Karang Intan.

Dengan sinergi yang kuat antara Lapas dan pemerintah daerah ini, peninggian tembok Lapas Karang Intan tidak lagi dipandang sebagai sebuah proyek biasa. Ia adalah sebuah pernyataan tegas: bahwa keamanan dan tertib hukum adalah hal yang non-negoisabel.

Tak hanya itu, langkah pre-emptif ini mendapat tanggapan positif dari tokoh masyarakat setempat. “Kami sangat mengapresiasi langkah ini. Oleh karena itu, kami mendorong agar proyek ini selesai tepat waktu. Sebagai contoh, kejadian percobaan pelarian beberapa waktu lalu sempat membuat warga was-was. Akibatnya, rasa aman masyarakat sedikit terganggu. Dengan demikian, upaya pencegahan seperti ini sangat kami dukung,” tutur Farhan, seorang tokoh pemuda di Karang Intan.

Di sisi lain, Dinas PUPR menjamin bahwa pembangunan akan mempertimbangkan aspek keselamatan kerja. “Kami akan memasang papan peringatan dan pembatas di area konstruksi. Selama pengerjaan berlangsung, kami akan mengalihkan lalu lintas operasional lapas ke pintu lain. Dengan demikian, kami memastikan tidak ada gangguan terhadap aktivitas lapas dan keselamatan publik,” pungkas Bayu.

Pada akhirnya, komitmen semua pihak ini menunjukkan sebuah konsistensi dalam menjaga integritas sistem hukum. Oleh karena itu, kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan diharapkan semakin pulih.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.