, ,

Terobosan Baru Usulan Posisi Koordinator Khusus Untuk Akselerasi Banjarbakula

oleh -1084 Dilihat

DPRD Kalsel Dorong Kolaborasi Nyata, Wacanakan Koordinator Khusus untuk Kawasan Banjarbakula

Banjar- Gagasan pengembangan kawasan Banjarbakula sebagai motor penggerak ekonomi Kalimantan Selatan kembali mencuri perhatian. Dalam sebuah pertemuan strategis, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalsel, Kartoyo, dan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Banjar, H. Ikhwansyah, menyepakati perlunya akselerasi dan keberlanjutan kolaborasi antarwilayah. Salah satu terobosan yang diusung adalah pembentukan posisi koordinator khusus yang akan mengawal kerjasama ini agar tidak mandek di tengah jalan.

Terobosan Baru Usulan Posisi Koordinator Khusus Untuk Akselerasi Banjarbakula
Terobosan Baru Usulan Posisi Koordinator Khusus Untuk Akselerasi Banjarbakula

Baca Juga : Lansia 65 Tahun Terpaksa Dibawa Ke RSUD Pakai Pickup Gagal Ambulans

Pertemuan yang berlangsung hangat ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret untuk mentransformasi visi Banjarbakula dari peta konsep menjadi kenyataan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kedua pihak menegaskan, Banjarbakula harus melampaui sekadar integrasi transportasi dan berkembang menjadi kawasan metropolitan yang tumbuh berkelanjutan, dengan dukungan infrastruktur yang memadai, perekonomian yang inklusif, dan penguatan kapasitas masyarakat.

Lebih Dari Sekadar Jalan dan Jembatan: Menjawab Tantangan Zaman

Kartoyo dalam paparannya menekankan bahwa potensi Banjarbakula yang membentang di beberapa kabupaten/kota itu sangat besar. Namun, ia mengingatkan agar sinergi lintas daerah ini tidak berhenti pada pembangunan fisik transportasi saja.

“Potensi Banjarbakula ini ibarat mutiara yang masih terpendam,” ujar Kartoyo. “Sinergi lintas daerah harus kita arahkan untuk menjawab persoalan riil yang dihadapi masyarakat, terutama di bidang ekonomi dan sosial. Integrasi yang kita bangun harus mampu menciptakan lapangan kerja, mempermudah akses pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan.”

Senada dengan hal tersebut, Pj Sekda Banjar, H. Ikhwansyah, menyoroti pentingnya melindungi pelaku usaha kecil dan mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal. Menurutnya, di era digital ini, para pedagang tradisional menghadapi tantangan persaingan yang sangat ketat dengan maraknya penjualan online.

“Ini adalah persoalan serius yang tidak bisa kita biarkan,” tegas Ikhwansyah. “Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang proaktif, bukan hanya melindungi, tetapi juga menguatkan mereka dengan literasi digital, akses permodalan, dan fasilitas pemasaran. Di sisi lain, perjuangan untuk infrastruktur pendukung, seperti pengajuan hibah pembangunan jalan ke kementerian, akan kita teruskan secara konsisten.”

Koordinator Khusus: Kunci Keberlanjutan Kolaborasi

Pertemuan ini juga berfungsi sebagai ruang komunikasi penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah (eksekutif) dan DPRD (legislatif). Kesepahaman antara Kartoyo dan Ikhwansyah menjadi fondasi kuat untuk langkah selanjutnya. Mereka sepakat bahwa keberlanjutan pengembangan Banjarbakula membutuhkan sebuah sistem, bukan hanya semangat sesaat.

Terobosan Gagasan untuk menunjuk seorang koordinator atau tim khusus yang bertugas mengawal, memantau, dan mengevaluasi setiap program kerjasama dinilai sebagai solusi yang tepat. Koordinator ini akan memastikan semua komitmen yang telah disepakati oleh Kabupaten Banjar, Kota Banjarbarmasin, dan kabupaten/kota lain dalam kawasan benar-benar dijalankan secara terpadu.

“Kami berterima kasih atas komunikasi yang terbangun baik ini,” tandas Ikhwansyah menutup pertemuan. “Diskusi produktif seperti ini membuka jalan agar Banjarbakula tidak hanya wacana.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.