, ,

Pemkot Banjar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Gerakan Tanam Jagung

oleh -1252 Dilihat

Wujudkan Kemandirian Pangan, Wali Kota Banjar dan Forkopimda Turun Langsung Tanam Jagung di Lahan Petani

Banjar- Langkah nyata Pemerintah Kota Pemkot Banjar dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kembali ditunjukkan. Kali ini, Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tak hanya memberi arahan dari balik meja, tetapi turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanaman benih jagung bersama para petani.

Pemkot Banjar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Gerakan Tanam Jagung
Pemkot Banjar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Gerakan Tanam Jagung

Baca Juga : Literasi Dalam Aksi Siswa SMANSA Banjar Terbitkan Buku Analisis Konflik

Kegiatan simbolis yang penuh makna ini dilaksanakan pada Rabu, 10 September 2025, di lahan pertanian yang terletak di Lingkungan Sukarame RT 04 RW 25, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar. Kehadiran pimpinan daerah di tengah hamparan lahan sawah menyiratkan pesan kuat tentang keseriusan dan komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan.

Tampak hadir mendampingi Wali Kota, Wakil Wali Kota Banjar, Dr. H. Supriana, M.Pd., Ketua Sementara DPRD Kota Banjar, Sutopo, S.IP., serta Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K. Sinergi antarlembaga ini menunjukkan bahwa isu ketahanan pangan adalah tanggung jawab kolektif yang memerlukan gotong royong dari seluruh elemen bangsa.

Jagung Hibrida di Lahan 2 Hektar: Investasi untuk Masa Depan

Kegiatan penanaman kali ini difokuskan pada komoditas jagung, yang dikenal sebagai tanaman pangan strategis dengan nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang stabil. Sebanyak 30 kg benih jagung hibrida unggulan disebar di lahan seluas 2 hektar. Benih hibrida ini dipilih karena keunggulannya dalam hal produktivitas, ketahanan terhadap hama, dan waktu panen yang lebih singkat.

Bantuan benih ini merupakan kontribusi dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Banjar, yang tidak hanya menyediakan bibit tetapi juga pendampingan teknis kepada para petani untuk memastikan kegiatan budidaya berjalan optimal dan menghasilkan panen yang melimpah.

Komitmen terhadap Asta Cita dan Lahirnya Petani Milenial

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Wali Kota Sudarsono menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian adalah pilar utama dalam pembangunan Kota Banjar, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Hari ini kita tidak hanya menanam jagung, tetapi kita menanam harapan. Menanam komitmen untuk kemandirian pangan dan kesejahteraan petani,” ujar Sudarsono. “Aksi nyata seperti ini akan kita gelar secara bertahap dan berkelanjutan di berbagai titik lahan pertanian di Kota Banjar.”

Wali Kota juga menyoroti pentingnya regenerasi petani. Ia berharap, semangat para petani milenial dan kegiatan-kegiatan kolaboratif seperti ini dapat menjadi magnet bagi generasi muda untuk melihat peluang besar di sektor pertanian.

“Pertanian itu bukan lagi soal cangkul dan lumpur semata, tapi tentang teknologi, manajemen, dan entrepreneurship. Saya ingin anak-anak muda kita tertarik dan bangga menjadi petani-petani modern yang sukses,” tambahnya.

Dampak yang Diharapkan: Ketahanan, Kemandirian, dan Kesejahteraan

Program penanaman bersama ini dirancang untuk menciptakan efek berantai yang positif. Pertama, mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang belum tergarap secara maksimal. Kedua, memberdayakan kelompok tani dengan memberikan akses terhadap benih unggul dan ilmu pertanian modern.

Yang paling utama, semua upaya ini bermuara pada pengokohan ketahanan pangan Kota Banjar.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.