, ,

Pasar Terapung Lok Baintan Belanja Unik di Atas Sungai Martapura

oleh -1339 Dilihat

Pasar Terapung Lok Baintan: Menyelami Keunikan Budaya Perdagangan di Atas Air

Banjar- menyimpan sebuah warisan budaya yang begitu memikat—Pasar Terapung Lok Baintan. Pasar tradisional ini bukan sekadar tempat jual beli biasa, melainkan sebuah atraksi wisata yang memadukan keunikan budaya, sejarah panjang, dan keindahan alam sungai. Di sini, seluruh aktivitas perdagangan berlangsung di atas jukung (perahu tradisional khas Banjar), sebuah tradisi yang telah bertahan selama ratusan tahun meski dunia terus berubah.

Pasar Terapung Lok Baintan Belanja Unik di Atas Sungai Martapura
Pasar Terapung Lok Baintan Belanja Unik di Atas Sungai Martapura

Baca Juga :  Dari Kebun ke Pasar Petani Banjar Raup Rp16 Juta/Bulan dari Tanaman Katuk

Selain di Lok Baintan, Kalimantan Selatan juga memiliki Pasar Terapung Muara Kuin di Banjarmasin. Meski keduanya sama-sama menawarkan pengalaman berbelanja di atas air, Pasar Terapung Lok Baintan memiliki daya tarik tersendiri yang membuatnya wajib dikunjungi. Yuk, simak sejarah, keunikan, lokasi, dan tips berkunjung ke pasar legendaris ini!

Sejarah Pasar Terapung Lok Baintan: Warisan Kerajaan Banjar

Pasar terapung di Kalimantan Selatan telah ada sejak zaman nenek moyang suku Banjar. Menurut catatan sejarah, awal mula keberadaannya terkait erat dengan Kerajaan Banjar, yang didirikan oleh Sultan Suriansyah pada abad ke-16. Saat itu, wilayah Banjarmasin menjadi pusat perdagangan strategis karena terletak di persimpangan anak-anak sungai.

berkembangnya kerajaan, kegiatan ekonomi di sepanjang sungai pun semakin ramai. JJ Rizal, dalam bukunya Menguak Pasar Tradisional Indonesia, menyebutkan bahwa pasar terapung tumbuh pesat berkat jaringan perdagangan Kerajaan Banjar yang meluas hingga ke Jawa, Gujarat, dan Tiongkok. Pasar ini tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga tempat pertukaran budaya.

Ketika ibu kota kerajaan berpindah ke Martapura, pusat perdagangan pun bergeser ke aliran Sungai Martapura, tepatnya di Lok Baintan. Meski zaman terus berubah, tradisi jual beli di atas air tetap lestari hingga kini, menjadikan Pasar Terapung Lok Baintan sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang paling otentik di Indonesia.

7 Daya Tarik Wisata Pasar Terapung Lok Baintan

  1. Transaksi Unik di Atas Perahu
    Bayangkan berbelanja langsung dari atas perahu! Di sini, semua transaksi dilakukan di atas jukung atau perahu mesin. Bahkan, tak jarang pedagang dan pembeli melakukan tawar-menawar sambil terus mengayuh perahu.

  2. Belanja & Kuliner Khas Banjar
    Selain hasil bumi seperti sayuran, buah, dan beras, pasar ini juga menawarkan makanan tradisional seperti soto banjarketupat kandangan, dan jajanan pasar yang lezat. Jangan lupa cicipi ikan papuyu (ikan khas Kalimantan) yang dimasak dengan bumbu tradisional.

  3. Tradisi Barter yang Masih Hidup
    Meski zaman sudah modern, beberapa pedagang masih mempertahankan sistem barter atau bapanduk. Sistem ini biasanya dilakukan antar-pedagang, misalnya menukar beras dengan sayuran tanpa menggunakan uang.

  4. Perempuan Tangguh Pengayuh Perahu
    Salah satu hal yang menarik perhatian adalah dominasi perempuan Banjar yang mahir mendayung perahu sambil berjualan. Mereka sering mengenakan tanggui (topi lebar dari daun rumbia) yang menambah kesan tradisional.

  5. Susur Sungai Martapura
    Selain berbelanja, pengunjung bisa menyusuri Sungai Martapura dengan menyewa klotok (perahu mesin). Dari atas perahu, kita bisa melihat kehidupan sehari-hari masyarakat yang masih sangat bergantung pada sungai.

  6. Spot Fotografi yang Instagramable
    Bagi pecinta fotografi, Lok Baintan adalah surga. Dari perahu-perahu yang berjejer, aktivitas jual beli, hingga ekspresi natural para pedagang, semuanya menjadi objek foto yang memukau.

  7. Festival Pasar Terapung
    Jika ingin pengalaman lebih meriah, kunjungi saat Festival Pasar Terapung Kalsel digelar. Acara ini menampilkan pertunjukan budaya, lomba balap perahu, dan berbagai kuliner khas yang semakin memperkaya pengalaman wisata.

Lokasi & Jam Operasional

📍 Lokasi:
Pasar Terapung Lok Baintan berada di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Aktivitas pasar berlangsung di atas Sungai Martapura.

⏰ Jam Buka:
Pasar ini hanya beroperasi pada pagi hari (06.00–09.00 WITA). Disarankan datang lebih awal untuk menyaksikan suasana paling ramai.

🚤 Akses Menuju Lokasi:

  • Dari Banjarbaru, perjalanan darat memakan waktu sekitar 1 jam.

  • Setelah tiba di dermaga, pengunjung bisa menyewa klotok untuk menyusuri sungai menuju pasar.

Tips Berkunjung ke Pasar Terapung Lok Baintan

✔ Bawa uang tunai – Kebanyakan pedagang tidak menerima pembayaran digital.
✔ Pakai topi & tabir surya – Cuaca di atas sungai bisa cukup terik.
✔ Sewa pemandu lokal – Agar lebih memahami budaya dan sejarah pasar.
✔ Hormati tradisi setempat – Misalnya, meminta izin sebelum memotret pedagang.

Kesimpulan

Pasar Terapung Lok Baintan bukan sekadar destinasi wisata biasa, melainkan living museum yang memperlihatkan kekayaan budaya Banjar. Dari sejarahnya yang panjang, tradisi unik, hingga keindahan alam sungai, semua menawarkan pengalaman tak terlupakan. Jadi, jika berkunjung ke Kalimantan Selatan, jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan sensasi berbelanja di atas air!

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.