, ,

Biliar Banjar Bangkit Dari Hobi ke Industri Olahraga Penghasil Prestasi

oleh -1521 Dilihat

POBSI Kota Banjar Cetak Atlet Berprestasi dan Gerakkan Ekonomi Lewat Biliar

Banjar- Olahraga biliar sedang menikmati masa kejayaannya. Tak lagi sekadar hobi atau permainan di waktu senggang, biliar kini telah bertransformasi menjadi sebuah industri olahraga yang menjanjikan dan digemari oleh berbagai kalangan. Semakin menjamurnya ruang biliar (pool hall) dan klub-klub profesional menjadi bukti nyata geliat positif ini. Di tengah tren nasional yang sedang naik daun, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Cabang Kota Banjar pun tak mau ketinggalan. Mereka menancapkan visi yang ambisius: menjadikan biliar sebagai industri olahraga yang tidak hanya berprestasi gemilang di tingkat nasional, tetapi juga menjadi penggerak roda perekonomian daerah.

Biliar Banjar Bangkit Dari Hobi ke Industri Olahraga Penghasil Prestasi
Biliar Banjar Bangkit Dari Hobi ke Industri Olahraga Penghasil Prestasi

Baca Juga : Kejari Kota Banjar Musnahkan Barang Bukti 26 Perkara demi Tegakkan Hukum dan Transparansi

Harapan baru untuk mewujudkan visi tersebut kini semakin nyata dengan terpilihnya Dadi Mulyadi, ST secara aklamasi sebagai Ketua POBSI Kota Banjar untuk Periode 2025-2030

Pemilihan yang berlangsung lancar dan demokratis dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banjar ini dihadiri oleh perwakilan enam klub biliar terkemuka di kota tersebut. Prosesi demokratis ini bahkan turut disaksikan langsung oleh Wakil Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) POBSI Jawa Barat, H. Cecep, yang hadir selaku Pimpinan Sidang Muscab.

Keenam klub biliar yang bersuara bulat mendukung kepemimpinan Dadi Mulyadi adalah:

  • Club Pocket

  • Club MD

  • Club District

  • Club Patroman

  • Club Sakata

  • Club RSUD

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispor) Kota Banjar, H. Kaswad, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kepengurusan baru ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan besar yang sejalan dengan semangat era baru olahraga biliar.

“Dengan terpilihnya kepengurusan baru ini, kami berharap olahraga biliar dapat lebih memasyarakat (populer) di Kota Banjar dan berhasil menghapus kesan negatif yang selama ini melekat. Lebih dari itu, yang terpenting adalah POBSI Kota Banjar yang baru harus mampu melahirkan atlet-atlet biliar yang profesional dan berprestasi. Targetnya adalah meraih juara, baik di tingkat provinsi maupun nasional, untuk mengharumkan nama Kota Banjar di kancah yang lebih luas,” tegas H. Kaswad.

Visi Berkelanjutan: Prestasi dan Ekonomi

Pertama, di bidang prestasi, Dadi berkomitmen untuk membina bibit-bibit atlet muda yang mampu bersaing dan meraih podium. “Target kami setelah dilantik nanti adalah tidak hanya sekadar mengikuti kompetisi, tetapi meraih prestasi yang gemilang dan konsisten,” ujarnya.

Kedua, dan ini yang menjadi poin pembeda, Dadi menekankan potensi biliar sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. “Kemajuan industri olahraga ini memiliki multiplier effect (efek berantai) yang besar bagi perekonomian.

Dadi juga menyoroti aset strategis yang dimiliki Kota Banjar, yaitu empat rumah (RB) yang telah berdiri: RB Pocket, RB MD (Mangkalana Digjayana), RB District, dan RB Sakata. Keberadaan empat RB ini bukan hanya sekadar tempat bermain, melainkan pusat pembinaan, komunitas, dan aktivitas ekonomi.

Sinergi antara pengurus, klub, dan pemangku kepentingan lainnya adalah kunci kesuksesan kita,” pungkas Dadi Mulyadi penuh optimisme.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.