Waspada! Penjambret Beraksi di Siang Bolong, Wanita asal Lakbok Jadi Korban di Jalan Pengairan Banjar
Banjar- Sebuah aksi kejahatan jalanan yang menggemparkan terjadi di Jalan Pengairan, Kota Banjar, Jawa Barat, pada Selasa pagi. Seorang perempuan menjadi korban penjambretan yang berani beraksi di waktu yang relatif ramai, sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden ini kembali mencoret rasa aman warga dan mengingatkan betapa mudahnya kejahatan terjadi di tempat dan waktu yang tak terduga.

Baca Juga : Biaya Pengobatan Korban Keracunan Masih Terkendala Administrasi
Korban, seorang perempuan berinisial N yang berdomisili di Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, baru saja berbelanja obat dan sedang dalam perjalanan pulang. Saat melintas di wilayah Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari—tepatnya di dekat kawasan pabrik ketel—nasib naas menimpanya.
Perjuangan Heroik yang Berakhir Tragis
Berdasarkan penjelasan dari Kapolsek Langensari, AKP. Yosua Sori Hamonangan, kejadian ini tidak berlangsung dengan mudah. Korban sempat memberikan perlawanan ketika pelaku tiba-tiba mendekat dan menarik tas yang dibawanya.
“Korban berusaha mempertahankan tas miliknya, hingga menyebabkan ia terjatuh dari sepeda motornya. Akibatnya, korban mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh,” jelas AKP Yosua.
Sayangnya, perjuangan N untuk menyelamatkan barang bawaannya tidak berhasil. Pelaku, yang diduga mengendarai sepeda motor, berhasil melarikan diri dengan membawa seluruh isi tas korban. Barang-barang berharga yang hilang antara lain satu unit ponsel, uang tunai sebesar Rp 200.000, serta beberapa dokumen penting seperti kartu ATM, KTP, dan obat-obatan yang baru saja dibelinya.
Korban Trauma, Laporan Resmi Tertunda
Meski telah mendapatkan pertolongan, kondisi korban dilaporkan masih dalam keadaan syok dan trauma mendalam. Luka fisik yang dideritanya, seperti lecet di bagian kaki, punggung, dan pelipis, masih ditangani. Kondisi psikologis inilah yang menyebabkan korban belum dapat membuat laporan polisi secara resmi.
“Kami sudah menerima informasi dan langsung mengirim anggota ke TKP untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Namun, karena korban masih dalam kondisi syok dan terluka, proses pelaporan resmi masih menunggu sampai kondisinya membaik,” terang Kapolsek Yosua.
Imbauan Kepolisian untuk Masyarakat
Merespons kejadian ini, Kepolisian Sektor (Polsek) Langensari mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Banjar dan sekitarnya. Masyarakat diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas di luar rumah.
“Kami imbau kepada masyarakat agar lebih waspada. Hindari membawa barang berharga dalam jumlah besar jika tidak diperlukan. Selalu perhatikan lingkungan sekitar, khususnya di jalan yang sepi atau di waktu-waktu yang dianggap rentan. Modus kejahatan seperti ini bisa terjadi kepada siapa saja,” pungkas AKP Yosua.
Insiden di Jalan Pengairan ini menjadi pengingat pahit bahwa kejahatan bisa mengintai di mana saja, bahkan di balik teriknya matahari pagi. Kewaspadaan dan langkah pencegahan kolektif menjadi kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua.

![40c8f394-692f-4988-8efb-4eedf0a0a3af[1]](https://www.minuto5.com/wp-content/uploads/2025/12/40c8f394-692f-4988-8efb-4eedf0a0a3af1-148x111.jpeg)
![WhatsAppImage2024-12-18at8.37.36PM_11zon[1]](https://www.minuto5.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp20Image202024-12-1820at208.37.3620PM_11zon1-148x111.jpeg)


